Tuesday, 3 February 2015

Khazanah Rasulullah S.A.W




Warisan Pedang Dan Khazanah Rasulullah S.A.W dan Pasa Sahabat

Pedang Rasulullah SAW

1. Pedang Al-Ma'thur
2. Pedang Al-Qadib
3. Pedang Al-Adbu
4. Pedang Al-Zul Faqar
5. Pedang Al-Battar
6. Pedang Al-Qal'ei
7. Pedang Al-Hatfu
8. Pedang Al-Rusub
9. Pedang Al-Mikhdam

Pedang-Pedang Para Sahabat Rasulullah SAW

- Pedang Saiyidina Abu Bakar As-Siddiq RA
- Pedang Saiyidina Umar Ibn Al-Khattab RA
- Pedang Saiyidina Uthman Ibn Affan RA
- Pedang Saifullah Saiyidina Khalid Ibn Al-Walid RA
- Pedang Saiyidina Syurahbil Ibn Husnah RA
- Pedang Saiyidina Ammar Bin Yasir RA
- Pedang Saiyidina Zubair Ibn Al-Awwam RA



Foto-foto ini kebanyakan adalah koleksi yang tersimpan dari berbagai tempat di beberapa negara: 
Museum Topkapy di Istambul Turki, Yordania, Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Selamat merasakan kelezatan menatap peninggalan-peninggalan ini. Semoga kerinduan kita semakin memuncak kepada sang Nabi Agung, sang kekasih Allah …
Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam …


Allahumma shalli ‘ala sayyidina wa maulana Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam …


The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW (Baju gamis Nabi SAW yang lusuh dan robek-robek. Yaa Allah … betapa sederhananya baju sang pemimpin dunia yang suci nan agung ..!!)


Berbagai pedang yang pernah dimiliki Nabi dengan nama-namanya yang digunakan untuk menegakkan ajaran tauhid, ketika orang-orang kafir memerangi Nabi dan dakwahnya sehingga harus mengangkat pedang.



Gagang Pedang “Hatf” Nabi SAW tampak lebih jelas

Busur Panah Nabi SAW

  Bendera Rasululullah SAW

  Salah satu sorban/tutup kepala  Rasulullah SAW

Topi Besi Rasulullah SAW


Baju dan barang-barang Rasulullah SAW

The Blessed Shirt of Prophet Muhammad SAW 
(Bagian dari baju gamis Nabi SAW yang sudah sobek)

Jubah Nabi Muhammad, Rasulullah SAW


The Blessed Seal of Rasulullah SAW (Cap surat Nabi SAW)


Mangkuk tempat minum Rasulullah SAW


Kunci Ka’bah Masa Nabi Muhammad SAW




Jejak Kaki Rasulullah SAW


Beberapa helai rambut Rasulullah SAW



Peninggalan gigi dan rambut Nabi. Itu giginya jelas ya?


  Wadah Kotak Gigi Rasulullah SAW
 



  
Sandal-sandal (terumpah) peninggalan Rasulullah SAW tercinta …


Surat Nabi SAW kepada Raja Nijashi, Raja Habsyah



Surat Nabi SAW kepada rakyat Oman, Arab Selatan



 
Surat Nabi SAW kepada Kaisar Romawi abad ke- 7


  Surat Rasulullah SAW pada Raja Heraclius


  Surat Nabi SAW kepada Raja Muqauqas, Mesir


Makam Siti Aminah, Ibunda Rasululllah SAW


  
Kotak milik putri tercinta Nabi SAW, Sayyidah Fatimah Az-Zahra R.A.



  PINTU EMAS MAKAM NABI MUHAMMAD SAW



 
The blessed dust from the tomb of the Prophet Muhammad PUBH
(Butiran pasir yang diambil dari makam Nabi Muhammad SAW)



Zulfiqar, pedang legendaris Ali ibn Abu Thalib. Dikisahkan, pada Perang Uhud (625 M) Rasul Muhammad SAW menghadiahi Zulfiqar kepada Ali, menantunya, dan dengan pedang itu Ali menaklukkan musuh terberatnya, Amr ibn Abdawud, menghancurkan sekaligus helm dan perisainya. Zulfiqar kemudian digunakan Husayn ibn Ali, cucu Rasul, yang gugur dalam Perang Karbala. Masyarakat Syiah yakin Pedang Zulfiqar telah dimiliki oleh Imam Mahdi yang akan muncul di Akhir Zaman. Wallahuaklam.



Rasulullah SAW adalah pejuang Islam yang tangguh dan berani. Telah banyak pertempuran yang beliau hadapi. Salah satu bukti keperkasaan beliau adalah 9 buah pedang yang pernah beliau miliki. Berikut ini adalah pedang-pedang tersebut:

 1.Al-Math’ur

a. Periode: sebelum menerima wahyu yang pertama di Mekah
b. Kepemilikan pedang: diberi oleh ayahanda Rasulullah SAW dan pada akhirnya diberikan beliau kepada Ali bin Abi Thalib
c. Posisi saat ini: museum Topkapi, Istanbul
d. Deskripsi pedang: Berbentuk blade dengan panjang 99 cm. Pegangannya terbuat dari emas dengan bentuk berupa 2 ular dengan berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat dengan pegangan itu terdapat Kufic ukiran tulisan Arab berbunyi: ‘Abdallah bin Abd al-Mutalib’
e. Sumber foto: Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992)


2.Al-Adb

a. Periode: Digunakan beliau ketika perang Uhud
b. Kepemilikan pedang: Dikirim ke para sahabat sesaat sebelum perang Badar dan digunakan para sahabat untuk menunjukkan kesetiaan pada Rasulullah SAW
c. Posisi saat ini: Masjid Husain, Kairo, Mesir
d. Deskripsi pedang: Al-Adb berarti ‘memotong’ atau ‘tajam’
e. Sumber foto: Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992)


 3.Dhu Al-Faqar

a. Periode: Perang Badar
b. Kepemilikan pedang: Hasil rampasan perang Badar, dan diberikan beliau pada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian menggunakannya pada perang Uhud
c. Posisi saat ini: (penulis belum mendapat informasi)
d. Deskripsi pedang: Berbentuk blade dengan dua mata
e. Sumber foto: Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992)



4.Al-Battar

a. Periode: Perang dengan Banu Qaynaqa
b. Kepemilikan pedang: Hasil rampasan perang dengan Banu Qaynaqa. Dikabarkan pertama kali digunakan oleh Goliath yang dikalahkan oleh Nabi Daud a.s
c. Posisi saat ini: Museum Topkapi, Istanbul
d. Deskripsi pedang: Pedang ini disebut sebagai ‘Pedangnya para nabi‘, dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi : ‘Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW’. Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. Di pedang ini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika beliau turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal.
e. Sumber foto: Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992)



5.Al-Hatf

a. Periode: Perang dengan Banu Qaynaqa
b. Kepemilikan pedang: Hasil rampasan perang dengan Banu Qaynaqa. Dikabarkan dibuat sendiri oleh Nabi Daud a.s yang dibuat serupa dengan Al-Battar, namun lebih besar ukurannya. Nabi Daud a.s menggunakan sendiri pedang ini dan disimpan oleh suku Levita hingga akhirnya sampai ke tangan Rasulullah SAW
c. Posisi saat ini: Museum Topkapi, Istanbul
d. Deskripsi pedang: Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8 cm
e. Sumber foto: Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992)



6.Al-Mikhdham

a. Periode: Tidak spesifik
b. Kepemilikan pedang: Versi 1: Diberikan Rasulullah SAW pada Ali bin Abi Thalib. Versi 2: didapatkan Ali bin Abi Thalib sebagai rampasan perang ketika memimpin perang di Syria
c. Posisi saat ini: Museum Topkapi, Istanbul
d. Deskripsi pedang: Berbentuk blade dengan panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Zayn al-Din al-Abidin’
e. Sumber foto: Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, 
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992)



7.Al-Rasub

a. Periode: Tidak spesifik
b. Kepemilikan pedang: Dimiliki Rasulullah SAW dan keluarganya, disimpan dan dijaga di rumah beliau.
c. Posisi saat ini: Museum Topkapi, Istanbul
d. Deskripsi pedang: Berbentuk blade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Ja’far al-Sadiq’
e. Sumber foto: Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992)




8.Al-Qadib

a. Periode: Tidak spesifik
b. Kepemilikan pedang: Dimiliki Rasulullah SAW dan disimpan di rumah. Hanya digunakan oleh khalifah Fatimid
c. Posisi saat ini: Museum Topkapi, Istanbul
d. Deskripsi pedang: Berbentuk blade tipis seperti tongkat. Ditulis di samping pedang berupa ukiran perak yang berbunyi syahadat: “Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah – Muhammad bin Abdallah bin Abd al-Mutalib.” Pedang ini tidak digunakan dalam peperangan, hanya untuk pertahanan ketika bepergian. Panjangnya adalah 100 cm dan memiliki sarung berupa kulit hewan yang dicelup.
e. Sumber foto: Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, 
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992)



9.Qal’a

a. Periode: Perang dengan Banu Qaynaqa
b. Kepemilikan pedang: Versi 1: Dari rampasan perang dengan Banu Qaynaqa. Versi 2: ditemukan kakek Rasulullah SAW ketika menemukan air zamzam di Mekah
c. Posisi saat ini: Museum Topkapi, Istanbul
d. Deskripsi pedang: dikenal sebagai “Qal’i” atau “Qul’ay.” Nama yang mungkin berhubungan dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina. Ulama negara lain bahwa kata “qal’i” merujuk kepada “timah” atau “timah putih” yang di tambang berbagai lokasi. Berbentuk blade dengan panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arab berbunyi: “Ini adalah pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah.” Pedang ini berbeda dari yang lain karena pedang ini mempunyai desain berbentuk gelombang.
e. Sumber foto: Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi (Cairo: Hijr, 1312/1992)
Wallahu’alam bisshawab.

Thursday, 20 November 2014

Kejahatan ISIS Terhadap Mujahidin dan Kaum muslimin Ahlus Sunnah di Deir...

Fitnah jihad nikah keatas Mujahidin Jabhat al Nusrah

lihat lah wajah wanita ini langsung tidak menangis !! muka langsung tak rasa sedih !!
pertuturannya juga lancar tanpa rasa malu, sedih....!







lihatlah kedustaan syiah dalam memfitnah Mujahidin.. mereka membuat video yang memuat kedustaan.. dan syariat mut'ah yang hanya dikenal di syiah difitnahkan dan ditimpakan ke mujahidin..

Bahkan foto dari Syech Al-Arifi difitnah dalam video yang dibuat oleh siyah basar assad dan sekutunya di tuduh telah mensyariatkan mu'tah.. sungguh kedustaan yang sangat nyata! 

Wanita2 terlaknat (mecukur alis) divideokan untuk memaparkan mut'ah yang dilakukan oleh syiah basar assad kemudian ditimpakan ke mujahidin!!!

Dan media media sekuler pro syiah dan syiah mengambil sumber dari video yang filmkan oleh syiah dan sekutunya! atas nama alarabia.. ketika di cari link alarabia erorr 404 (link tidak ditemukan)


WAHAI SYIAH SUNGGUH KEJI AKAN DUSTA DAN FITNAHMU!!!

Video Benarkah Mujahidin Suriah Melakukan Jihad Sex? - Wawancara Eksklus...

jihad sex sebuah kebohongan besar akhinya terungkap



Pendedahan video jihad sex, fitnah terhadap mujahidin Suriah
Sila klik icon subtitle di bawah sebelah kanan untuk sarikata.




ALLAHUAKBAR, JIHAD SEX ITU TERNYATA SEBUAH FITNAH UNTUK mengendurkan JIHAD DI SYRIA DAN memberika STIGMA BURUK KEPADA MUJAHIDIN

HEBOH kes "Jihad Seks" di Syria semakin lama makin terungkap pembohongan. Sebelumnya media-media arus perdana dengan gegap gempita - khususnya media-media pro Bashar dan Syiah - memberitakan kes ini.

Beberapa media dengan sengaja memberitakan maklumat yang belum jelas kebenarannya tersebut dengan tujuan untuk melemahkan barisan Mujahidin dan sokongan kaum Muslimin terhadap Jihad di Syria.

Sebelumnya media pro Bashar dan Syiah memberitakan tentang adanya fatwa "Jihad Seks" dari ulama Saudi Syaikh Muhammad Al-'Arifi, di mana dalam fatwa itu Syaikh 'Arifi menganjurkan para perempuan untuk membantu para pejuang Syria dari sisi keperluan syahwat seksual mereka. Namun hal tersebut dibantah keras oleh Syaikh 'Arifi.

"Apa yang disiarkan oleh chanel Al-Jadid pengikut Bashar, dan saya yakin ini juga disiarkan oleh chanel-chanel Rafidhah, yang berkaitan dengan kicauan atas nama saya di twitter, tentang fatwa jihad seks di Syria adalah dusta!" tandas 'Arifi beberapa waktu yang lalu.

Akan tetapi, seperti biasa, bantahan tersebut dianggap angin lalu oleh para pemuja Bashar dan Syiah Iran. Bagi mereka pejuang Syria gila seks dan harus dipuaskan dengan para perempuan yang merindukan 'syurga' dengan "jihad seks" mereka. Termasuk menyiarkan gambar seorang jihadis perempuan Syria yang dianggap sebagai pelaku "Jihad Seks".

Selepas itu media pro Bashar mengeluarkan video testimoni perempuan muda yang mengaku telah menjadi 'budak seks' bagi para pejuang Syria anti Bashar, bersamaan dengan adanya kecaman dari pejabat Tunisia yang menyatakan banyak perempuan hamil setelah berjihad seks di kalangan pejuang Syria.

Laman Al-Arabiya Jumat kemarin (27/9/2013) menyiarkan maklumat terkini berkaitan 'Jihad Seks' di Syria. Dalam laporan Al Arabiya dikatakan bahawa wanita Syria - yang keluarganya berkata diculik oleh pasukan keselamatan Syria - telah muncul di televisyen kerajaan dengan bercerita tentang bagaimana mereka diperkosa oleh 'pemberontak' atau bagaimana mereka bergabung dengan kumpulan al-Qaeda untuk memenuhi keperluan duniawi para pejuang yang telah digambarkan banyak media sebagai "jihad seks."

"Ayah saya mengatakan kepada saya untuk pergi dan mandi. Sementara saya sedang mandi, seorang lelaki datang, ia kelihatan lebih tua dari usianya yang 50 tahun, dia hanya memakai seluar dalam. Dia kemudian menarik rambut saya dan memaksa saya ke bilik. Saya menjerit dan ayah saya mendengar jeritan saya, tapi dia tidak melakukan apa-apa, "ujar Rawan Qadah, seorang gadis yang maih di bawah umur 18 tahun, dalam pengakuannya di televisyen kerajaan Syria.

Dia menambah bahawa ayahnya telah menjual "kehormatan" nya kepada para pemberontak.

Versi yang belum disunting dari video televisyen Syria yang diperoleh Al Arabiya justru menunjukkan keanehan bagaimana gadis itu dalam kenyataan yang diarahkan oleh orang yang berada di belakang kamera untuk membaca kenyataan mereka.

Namun, menurut keluarga Rawan Qadah, putri mereka justru diculik oleh pasukan keselamatan Syria selepas kembali dari sekolahnya pada November tahun lalu di bandar barat daya Deraa.

Penculikannya telah menyebabkan terciptanya kempen petisyen di laman web kempen awam global Avaaz.

Pengakuan lain yang disiarkan televisyen kerajaan Syria disampaikan oleh Sarah Khaled al-Alawo dari wilayah timur Deir al-Zourr.

Alawo oleh televisyen Syria digambarkan sebagai ahli Jabhah Al- Nusrah. Dalam pengakuannya dia menyatakan bahawa dia melayani tuntutan seksual para 'pemberontak' dengan menyebutnya sebagai "jihad seksual."

Namun, keluarga Alawo membantah dengan menekankan bahawa puteri mereka ditangkap di kampusnya di Damaksus setelah dia menyatakan sokongan kepada pemberontakan melawan rejim Presiden Bashar al-Assad.

Dalam video lain yang diperoleh Al Arabiya sebelum disunting, seorang gadis Syria meminta orang-orang di belakang kamera untuk mengesahkan tarikh "18" Tarikh ketika dia diduga diperkosa oleh para pejuang anti Assad.

jihad sex hanya fitnah terhadap para mujahidin Suriah,, ini video nya

Lihatlah  video ini bagaimana fitnah jihad sex terhadap para mujahidin Suriah...




ALLAHUAKBAR, JIHAD SEX ITU TERNYATA SEBUAH FITNAH UNTUK mengendurkan JIHAD DI SYRIA DAN memberika STIGMA BURUK KEPADA MUJAHIDIN

HEBOH kes "Jihad Seks" di Syria semakin lama makin terungkap pembohongan. Sebelumnya media-media arus perdana dengan gegap gempita - khususnya media-media pro Bashar dan Syiah - memberitakan kes ini.

Beberapa media dengan sengaja memberitakan maklumat yang belum jelas kebenarannya tersebut dengan tujuan untuk melemahkan barisan Mujahidin dan sokongan kaum Muslimin terhadap Jihad di Syria.

Sebelumnya media pro Bashar dan Syiah memberitakan tentang adanya fatwa "Jihad Seks" dari ulama Saudi Syaikh Muhammad Al-'Arifi, di mana dalam fatwa itu Syaikh 'Arifi menganjurkan para perempuan untuk membantu para pejuang Syria dari sisi keperluan syahwat seksual mereka. Namun hal tersebut dibantah keras oleh Syaikh 'Arifi.

"Apa yang disiarkan oleh chanel Al-Jadid pengikut Bashar, dan saya yakin ini juga disiarkan oleh chanel-chanel Rafidhah, yang berkaitan dengan kicauan atas nama saya di twitter, tentang fatwa jihad seks di Syria adalah dusta!" tandas 'Arifi beberapa waktu yang lalu.

Akan tetapi, seperti biasa, bantahan tersebut dianggap angin lalu oleh para pemuja Bashar dan Syiah Iran. Bagi mereka pejuang Syria gila seks dan harus dipuaskan dengan para perempuan yang merindukan 'syurga' dengan "jihad seks" mereka. Termasuk menyiarkan gambar seorang jihadis perempuan Syria yang dianggap sebagai pelaku "Jihad Seks".

Selepas itu media pro Bashar mengeluarkan video testimoni perempuan muda yang mengaku telah menjadi 'budak seks' bagi para pejuang Syria anti Bashar, bersamaan dengan adanya kecaman dari pejabat Tunisia yang menyatakan banyak perempuan hamil setelah berjihad seks di kalangan pejuang Syria.

Laman Al-Arabiya Jumat kemarin (27/9/2013) menyiarkan maklumat terkini berkaitan 'Jihad Seks' di Syria. Dalam laporan Al Arabiya dikatakan bahawa wanita Syria - yang keluarganya berkata diculik oleh pasukan keselamatan Syria - telah muncul di televisyen kerajaan dengan bercerita tentang bagaimana mereka diperkosa oleh 'pemberontak' atau bagaimana mereka bergabung dengan kumpulan al-Qaeda untuk memenuhi keperluan duniawi para pejuang yang telah digambarkan banyak media sebagai "jihad seks."

"Ayah saya mengatakan kepada saya untuk pergi dan mandi. Sementara saya sedang mandi, seorang lelaki datang, ia kelihatan lebih tua dari usianya yang 50 tahun, dia hanya memakai seluar dalam. Dia kemudian menarik rambut saya dan memaksa saya ke bilik. Saya menjerit dan ayah saya mendengar jeritan saya, tapi dia tidak melakukan apa-apa, "ujar Rawan Qadah, seorang gadis yang maih di bawah umur 18 tahun, dalam pengakuannya di televisyen kerajaan Syria.

Dia menambah bahawa ayahnya telah menjual "kehormatan" nya kepada para pemberontak.

Versi yang belum disunting dari video televisyen Syria yang diperoleh Al Arabiya justru menunjukkan keanehan bagaimana gadis itu dalam kenyataan yang diarahkan oleh orang yang berada di belakang kamera untuk membaca kenyataan mereka.

Namun, menurut keluarga Rawan Qadah, putri mereka justru diculik oleh pasukan keselamatan Syria selepas kembali dari sekolahnya pada November tahun lalu di bandar barat daya Deraa.

Penculikannya telah menyebabkan terciptanya kempen petisyen di laman web kempen awam global Avaaz.

Pengakuan lain yang disiarkan televisyen kerajaan Syria disampaikan oleh Sarah Khaled al-Alawo dari wilayah timur Deir al-Zourr.

Alawo oleh televisyen Syria digambarkan sebagai ahli Jabhah Al- Nusrah. Dalam pengakuannya dia menyatakan bahawa dia melayani tuntutan seksual para 'pemberontak' dengan menyebutnya sebagai "jihad seksual."

Namun, keluarga Alawo membantah dengan menekankan bahawa puteri mereka ditangkap di kampusnya di Damaksus setelah dia menyatakan sokongan kepada pemberontakan melawan rejim Presiden Bashar al-Assad.

Dalam video lain yang diperoleh Al Arabiya sebelum disunting, seorang gadis Syria meminta orang-orang di belakang kamera untuk mengesahkan tarikh "18" Tarikh ketika dia diduga diperkosa oleh para pejuang anti Assad.

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...